KPU Mulai Persiapan Pilkada Serentak – Politik

KPU Mulai Persiapan Pilkada Serentak – Politik

ika Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah memulai persiapan untuk pemilihan kepala daerah serentak pada bulan November minggu ini, meskipun terdapat tantangan hukum untuk membatalkan pemilihan umum pada tanggal 14 Februari.

Pilkada pada tanggal 27 November akan menjadi pemilu pertama bagi masyarakat Indonesia untuk memilih gubernur, wali kota, dan bupati secara serentak di 37 provinsi (kecuali Yogyakarta) dan lebih dari 500 kabupaten dan kota.

Dengan delapan bulan hingga pemilih kembali ke tempat pemungutan suara, KPU mengadakan acara yang rumit pada hari Minggu di Candi Prambanan di Sleman, Yogyakarta, di mana ketua komisioner Hasyim Asy'ari mengatakan kepada perwakilan dari cabang-cabang KPU di tingkat provinsi untuk mengikuti aturan dan menjunjung standar etika dalam pemilu. pekerjaan persiapan mereka.

Penyelenggara pemungutan suara diharapkan dapat memulai rekrutmen untuk mengangkat relawan berbayar menjadi anggota Panitia Pemungutan Suara di tingkat kabupaten dan kecamatan serta menjadi petugas penyelenggara (KPPS) di masing-masing TPS, sesuai dengan peraturan KPU yang berlaku pada Pilkada 2024.

“[The recruitment drive] adalah tanda bahwa [work for the] Pilkada serentak 2024 sudah dimulai, yang akan dimulai pada 17 April,” kata Hasyim, Minggu.

Selain merekrut petugas pemungutan suara, KPU juga dijadwalkan mulai mengerjakan daftar pemilih seminggu kemudian, dan daftar akhir akan diumumkan pada 23 September.

Setiap Senin, Rabu dan Jumat pagi.

Dikirim langsung ke kotak masuk Anda tiga kali seminggu, pengarahan yang dikurasi ini memberikan gambaran singkat tentang isu-isu terpenting hari ini, yang mencakup berbagai topik mulai dari politik hingga budaya dan masyarakat.

untuk mendaftar buletin kami!

Silakan periksa email Anda untuk berlangganan buletin Anda.

Lihat Buletin Lainnya

Berbeda dengan pemilu presiden dan legislatif yang hanya berhak mengusung calon hanya partai politik atau gabungan partai, calon independen juga bisa mencalonkan diri dalam pemilu daerah. Mereka dapat mulai mendaftarkan penawarannya paling cepat pada tanggal 5 Mei, dengan syarat mereka berhasil mengumpulkan jumlah tanda tangan yang diperlukan dari pemilih di provinsi, kota, atau kabupaten masing-masing.