IHSG menguat 0,44% setelah penurunan awal – Pasar

IHSG menguat 0,44% setelah penurunan awal – Pasar

Gabungan Bursa Efek Indonesia (BEI) (IHSG) menguat 0,44 persen menjadi 7.236,98 saat pasar ditutup pada Selasa setelah seharian berada di zona merah.

“Hari ini IHSG diperkirakan mixed [variable] bergerak, dalam kisaran 7.170 hingga 7.250,” kata pakar keuangan Ajaib Sekuritas Ratih Mustikoningsih, Selasa pagi, seperti dikutip kantor berita Antara.

Bursa dibuka dengan LQ45 Futures, indeks paling likuid, turun 0,1 persen menjadi 968,06. IHSG terkoreksi karena investor asing memutuskan mengambil keuntungan dari saham-saham berkapitalisasi besar. Faktor lain yang turut berkontribusi adalah meningkatnya inflasi nasional di Indonesia.

Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) bulan Maret, inflasi tahunan dalam negeri sebesar 3,05 persen, lebih tinggi dibandingkan inflasi bulan sebelumnya sebesar 2,75 persen. Inflasi meningkat pada bulan Maret karena meningkatnya konsumsi bulanan selama bulan Ramadhan dan menjelang hari raya Idul Fitri.

Sementara itu, total volume transaksi pada hari Selasa adalah 16 miliar senilai Rp 12,2 triliun (US$767,8 juta). Diantara saham-saham yang tercatat, sebanyak 284 saham menguat, 300 saham melemah, dan 201 saham stagnan.

Sepuluh sektor menguat seiring penguatan bursa pada Selasa. Di antara sektor-sektor tersebut, sektor bahan primer memperoleh kenaikan terbesar sebesar 1,6 persen, disusul sektor energi yang memperoleh kenaikan 1,59 persen. Sementara sektor transportasi dan logistik menguat 1,45 persen dan sektor teknologi menguat 0,49 persen.

Setiap Senin

Dengan wawancara eksklusif dan liputan mendalam mengenai isu-isu bisnis paling mendesak di kawasan ini, “Prospek” adalah sumber yang tepat untuk tetap menjadi yang terdepan dalam lanskap bisnis Indonesia yang berkembang pesat.

untuk mendaftar buletin kami!

Silakan periksa email Anda untuk berlangganan buletin Anda.

Lihat Buletin Lainnya

Sektor yang mengalami pelemahan hanya sektor keuangan yang melemah 0,18 persen.

Tiga top gainers pada Selasa adalah PT ESSA Industries Indonesia (ESSA) dengan kenaikan 9,09 persen, PT Bank Syariah Indonesia (BRIS) sebesar 5,49 persen, dan PT Barito Pacific (BRPT) sebesar 5,26 persen.

Sementara tiga kelompok yang mengalami penurunan terbesar adalah PT Mitra Paket (PTMP) yang melemah 6,08 persen, disusul PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) yang melemah 4,22 persen, dan PT Bank Negara Indonesia (BBNI) yang turun 3,1 persen.